Menurut Kantor Berita ABNA, Hazem Qassem dalam cuitannya di Twitternya hari Rabu (16/6/2021) pagi mengatakan, "Serangan udara terbaru Israel ke jalur Gaza sebagai upaya gagal untuk mencegah rakyat Palestina bersatu,".
"Serangan itu ditujukan untuk menutupi kebingungan rezim Zionis yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam mengorganisir apa yang mereka sebut sebagai parade bendera," ujar Qassem.
"Rakyat Palestina dan kekuatan perlawanan yang berani akan mempertahankan hak dan kesucian mereka sampai penjajah diusir dari wilayah mereka," tegasnya.
Jet-jet tempur rezim Zionis menargetkan posisi kubu perlawanan Palestina di wilayah selatan Gaza pada Rabu pagi.
Serangan udara Israel juga menargetkan pangkalan perlawanan Palestina lainnya di selatan kota Khan Younis di Jalur Gaza.
Dilaporkan, serangan ini tidak menimbulkan korban jiwa, tapi mengakibatkan kerugian material.(PH)
342/